cara melamar kerja
ilustrasi: Pixabay.com

Cara Melamar Kerja di Era Digital Supaya Cepat Diterima

Dengan mengetahui tips di bawah, semoga kamu bisa lebih mudah dan cepat dapat pekerjaan yang sesuai ya.
Dengan mengetahui tips di bawah, semoga kamu bisa lebih mudah dan cepat dapat pekerjaan yang sesuai ya.

DIGITALPERS.ID – Semakin banyak cara melamar kerja di era Digital ternyata masih belum sepenuhnya membuat pelamar kerja bisa mendapatkan pekerjaan dengan cepat, karena faktanya masih banyak yang kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan.

Admin jadi ingat dengan Podcast antara Deddy Corbuzier dan Founder Tokopedia, yang intinya ada perkataan:

Jika saat ini semua orang bisa jualan karena ada Tokopedia/Marketplace maka bukankah persaingannya semakin tinggi karena semua orang punya kesempatan sama?

Deddy Corbuzier

Hal itu juga terjadi di dunia kerja atau Bisnis, jika semakin banyak dan semakin mudah untuk melamar kerja, berarti itu juga akan membuat peluang mendapat pekerjaan jadi sulit karena semua orang punya kesempatan yang sama alias persaingan tinggi.

Namun bukan berarti kamu harus menyerah ya, tetap semangat karena peluang pasti akan selalu ada! Besar atau kecil, cepat atau lambat, suatu hari kamu pasti bisa mendapatkannya selama tetap berusaha dan jangan lupa berdoa juga, hehe.

Menemukan Informasi Lowongan Kerja dengan Cepat dan Tepat

Sudah kirim puluhan lamaran kerja tapi sangat sedikit yang mendapat jawaban, bahkan hampir gak pernah dibalas?

Simak tips di bawah ini ya, jarang dibahas padahal cukup penting untuk diperhatikan.

1. Tentukan Posisi atau Jabatan yang ingin dilamar

Dengan menentukan posisi apa, kita jadi lebih jelas untuk mencari informasinya di internet atau social media.

Mungkin selama ini kamu masih mencari pekerjaan dengan mengetikkan Loker + Nama Daerah di Google?

Jika begitu, kamu hanya akan menemui ratusan informasi lowongan kerja namun kebanyakan atau malah semuanya gak sesuai.

Jadi, alangkah baiknya kamu tentukan dulu posisi apa yang diinginkan, kemudian baru cari dengan kata kunci misalnya lowongan kerja Designer Grafis. Sehingga informasi yang didapatkan sudah pasti kalau itu pekerjaan yang kamu inginkan.

Konsepnya saat mencari informasi lowongan kerja = Semakin spesifik semakin bagus!.

2. Buat Catatan Daftar Perusahaan yang Kamu Minati

Ada begitu banyak perusahaan di Indonesia, setelah kamu menentukan posisi atau jabatan yang diinginkan, kamu bisa membuat catatan yang berisi daftar perusahaan yang ingin kamu lamar, dengan cara ini kamu tidak akan hilang di jalan.

Terkadang saat mencari lowongan kerja, seringkali scroll social media/googling kesana-kesini dengan menghabiskan waktu lama, akhirnya bingung sendiri karena tidak kunjung menemukan yang sesuai.

Maka dari itu memilih mana saja perusahaan yang sekiranya kamu minat, kemudian cari deh website-website perusahaan tersebut, tinggal ketik di google nama perusahaannya, perusahaan terutama yang sudah besar pasti punya website dan seringkali menampilkan halaman karir didalamnya.

3. Hindari Informasi Lowongan Kerja yang Tidak Jelas

Tetaplah tenang saat mencari, kamu mungkin sering melihat postingan lowongan kerja di Instagram maupun social media?

Perlu diperhatikan sekali, apa akun yang membagikan postingan itu dan hindari jika seperti ini:

  • Semua Postingan informasi loker di akun tersebut menggunakan banner yang SAMA
  • Terdapat keterangan: Informasi selengkapnya kunjungi www.karirkeren.com (misal)

Logikanya, perusahaan jika mencari karyawan pasti akan membuat banner/gambar sendiri, jika semua postingan memakai banner yang sama, itu artinya pemilik akun memang sudah membuat TEMPLATE dan tinggal ganti-ganti logo perusahaan dan detail informasinya.

Apalagi jika kamu disuruh akses website yang bukan website perusahaan (bukan berarti salah, karena bisa juga informasinya benar, tapi ada baiknya kroscek ke website perusahaannya langsung).

Berikut beberapa contoh halaman website perusahaan terkenal yang berisi info lowongan kerja resmi:

  • karir.bca.co.id
  • karirhub.kemnaker.go.id
  • careers.shopee.co.id
  • career.djarum.com
  • pegadaian.co.id/karir

Dan masih banyak lagi ya, kamu bisa cari sendiri dengan mengetikkan di google kata kunci: Karir. Nanti akan tampil website-website perusahaan yangg punya halaman resmi info karir.

4. Gunakan Aplikasi Pencari Kerja Terpercaya

Ada banyak aplikasi ataupun situs pencari kerja, bagi kamu yang masih bingung mau pakai aplikasi yang mana, bisa coba rekomendasi beberapa aplikasi berikut:

mencari lowongan kerja di aplikasi kalibrr

Kalibrr menjadi salah satu aplikasi untuk mencari informasi lowongan kerja sekaligus apply/melamar kerja langsung dari aplikasi.

Dari sisi keterpercayaan, aplikasi ini tidak perlu diragukan lagi karena saya pribadi beberapa kali melihat website perusahaan-perusahaan besar yang membuka lowongan kerja, mereka mengarahkan link apply langsung ke Kalibrr, itu artinya memang terpercaya bukan?

Kemudian dari tampilan, Kalibrr sejauh ini menjadi aplikasi yang sangat mudah dan nyaman digunakan (tidak membingungkan). Selain itu ada juga fitur Skill Test yang sangat berguna untuk kamu dan recruiter untuk kelancaran proses pendaftaran kerja kamu.

Dan ini salah satu kelebiihan lain dari Kalibrr:

cara melamar kerja di kalibrr

Ya, di email itu saya mendapatkan penawaran untuk menalamar pekerjaan dimana recruiter sudah melihat profil saya di Kalibrr, keren bukan? Jadi asal profil kamu lengkap, kamu tidak harus cari sendiri karena bisa saja mereka yang menghubungi kamu.

melamar kerja di aplikasi jobstreet

Jobstreet juga tidak kalah keren dari Kalibrr, aplikasi ini sudah terkenal sebagai aplikasi andalan untuk mencari dan melamar kerja. Namun jika dibandingkan dengan Kalibrr, saya pribadi lebih suka tampilan aplikasi Kalibrr.

Namun itu hanya faktor selera saja kalau soal tampilan, selebihnya fitur sama dan memiliki database informasi lowongan kerja yang update dari berbagai daerah di Indonesia.

cara melamar kerja lewat linkedin

Perbedaan Linkedin dan aplikasi lainnya mungkin ada pada komunikasi antara recruiter dan job seekers, di Linkedin, mereka (HRD/Recruiter) bahkan seringkali mencari sendiri calon tenaga kerja untuk perusaahaannya, karena di Linkedin memang bukan sekadar aplikasi pencari kerja, tapi juga sebagai media sosial dimana kamu bisa posting sesuatu dan jika ada recruiter yang lihat serta tertarik, bukan tidak mungkin mereka akan mengubungi kamu.

Kalau kamu bekerja di bidang IT (Programmer, Designer, Editor, dan profesi lain yang membutuhkan portfolio untuk bisa diterima kerja), sangat disarankan untuk aktif di Linkedin dengan memposting project-project yang pernah dikerjakan, membangun koneksi dengan orang lain, dan masih banyak lagi fitur di Linkedin yang memang sudah sangat terkenal dan kredible sebagai platform pekerja professional, banyak perusahaan-perusahaan besar berkeliaran disini, hehe.

Cara Melamar Kerja Online Via Email atau Aplikasi

Setelah mencari dan akhirnya mendapatkan lowongan kerja yang sesuai, untuk kamu yang mau melamar kerja lewat online seperti email, berikut beberapa hal yang harus diperhatikan.

1. Perhatikan Instruksi yang Ada

Contohnya jika kamu melamar kerja via email, pastikan kamu mengikuti prosedur yang berlaku karena biasanya recruiter akan membuat instruksi entah itu subjek pengiriman email, kelengkapan dokumen, dan waktu paling lambat kirim lamaran.

Jika ada instruksi untuk subjek emailnya misalnya seperti ini: Posisi_Nama Lengkap_Domisili, maka pastikan kamu juga membuat subjek seperti itu.

Kenapa? selain sudah sepatutnya kita mengikuti, hal itu juga berguna karena HRD/Recruiter tidak mungkin hanya menerima email 1 atau 10 email, pasti ada ratusan bahkan ribuan email.

Mereka menentukan subjek itu bukan tanpa tujuan tapi untuk mempermudah filter inbox email, kalau format kamu sudah salah, bisa jadi email kamu saat dicari HRD/Recruiter tidak ditemukan dan akhirnya tidak dibaca.

2. Jangan Asal Kirim Lamaran Kerja

Dokumen yang kita kirimkan akan ada didalamnya data KTP, Kartu Keluarga, Ijazah, dan dokumen penting lainnya. Pastikan kalau email/kontak yang kamu kirimkan benar-benar kontak resmi. Hati-hati juga jika ada lowongan kerja dan disuruh kirim lamarannya via Whatsapp, mana ada sih perusahaan/HRD yang mau nyebar kontak WhatsApp? Sejauh ini saya belum pernah tau ya, kalau ada metode seperti itu, hehe.

3. Perhatikan Kelengkapan Dokumen

Terutama jika kamu melamar kerja via email, pastikan semua dokumen yang dibutuhkan sudah terupload dan uploadnya juga jangan asal upload ya, diperhatikan juga penamaan dan penulisan file dokumennya.

Untuk melamar di aplikasi biasanya tidak rumit karena hanya perlu CV dan kelengkapan profil saja, data seperti identitas biasanya akan diberikan jika sudah diterima atau lanjut ke tahap berikutnya.

Baca juga info lainnya terkait lowongan Kerja:

Demikianlah ulasan mengenai tips-tips cara melamar kerja online agar kita benar-benar bisa efektif dalam mendapatkan pekerjaan, jangan sampai teknologi digital sudah maju tapi kamu terus kesulitan ya.

Digital Pers
Digital Content Creator: Website, YouTube, Facebook, Twitter, TikTok dan Platform-platform Social Media Lainnya